Kandungan Ajaib dari daun Kelor

Kandungan Ajaib dari daun Kelor 

Punten kawan2 dosen apakah berita ini benar……… ???

Soalna saya ragu kalau daun kandungannya sehebat ini …… ???

*Ayooo konsumsi sayur DAUN KELOR*
yg penuh dgn khasiat..!!!
Nama latinnya adalah… :
*”Mohinga Oelivera”*
Di Eropa dan Amerika… sedang “happening” sekali disebutnya *”Miracle Tree”*…

Ternyata itu di Indonesia namanya pohon *_KELOR_*…
Khasiatnya Tidak Ada Yang Menandingi…

Kandungan Vitamin dan Mineralnya… daun *_KELOR_* ter-Tinggi diantara buah atau sayuran…
– Vit C nya dalam daun *_KELOR_* kadar yang sama adalah 3x buah Jeruk…
– Proteinnya 3x…
– Kalsiumnya 7X dibanding Susu…
Di Jerman di jual Ekstraknya dalam kapsul Sangat Mahal… namanya Kapsul Mohinga ….

Hanya dengan makan daun *_KELOR_* saja…
semua kebutuhan nutrisi telah terpenuhi…
dan mudah terserap tubuh karena Natural,
dan rasanya nikmat baik dimasak maupun mentah…
Sangat cocok untuk perut kita …
karena pada dasarnya kita ini dari struktur pencernaan adalah HERBIVORA / pemakan daun2an.

Alhamdulillah …
Murah dan menyembuhkan segala penyakit…
diantaranya…
– *Kanker Stadium 4*
– *Jantung*
– *Diabetes*
– *Kolesterol*
– *Asam Urat*
dan…
– *Penyakit Degeneratif* lain… dan hebatnya nikmat dimakan…
Pohon yang mudah ditanam… dan karena khasiatnya luarbiasa…
maka alangkah baiknya ditanam di rumah, di kantor, di taman umum…
langsung di tanah atau di pot.

Ketika oleh rekan saya di konfirmasi kebenaran konten ini kepada Prof. Rudy Purwanto (IPB) …
Beliau membenarkan konten ini…
Beliau katakan bahwa *_KELOR_*…
merupakan tanaman yang istimewa untuk obat.
Ternyata…untuk sehat tidak harus mahal…
tidak perlu perawatan kesehatan ke luar negeri bukan … ?
Bisa dimulai dari pekarangan rumah kita..:MORINGA OLIVERA udah diakui oleh FAO
[6:49 AM 26/10/2016] Siti M: *POHON AJAIB “KELOR”*yang telah dinobatkan oleh WHO sebagai pohon ajaib

Seiring berjalannya waktu penelitian ilmiah tentang manfaat daun kelor yang didengungkan sejak dahulu pun diteliti secara ilmiah. Seorang ahli obat tradisional, Gunter Harnisch dalam pengantar buku mengenai kejaiban pohon kelor menyebutkan keunggulan tanaman kelor berdasarkan beberapa penelitian seperti diungkapkan Peneliti Senior Bidang Etnobotani Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Eko B. Walujo dalam Seminar Ilmiah Tanaman Obat Kelor di Kantor Badan POM, Jakarta pada Rabu (12/8/2015).

Berikut keunggulan tanaman kelor dibandingkan sayuran yang lain:
– 2X lebih banyak dari protein pada kedelai.
– 6X lebih banyak dari Vitamin C pada jeruk.
– 4X lebih banyak dari Vitamin A pada wortel.
– 4X lebih banyak dari kalsium pada susu.
– 7X lebih banyak dari kalium pada pisang.
– 7X lebih banyak dari vitamin B1 dan B2 pada ragi.
– 6X lebih banyak dari polifenol pada anggur merah.
– 4X lebih banyak dari asam folat pada hati sapi.
– 4X lebih banyak dari vitamin E pada gandum.
– 2X lebih banyak dari serat pada gandum.
– 1,5X lebih banyak dari asam amino esensial pada telur
– 25X lebih banyak dari zat besi pada bayam.

Manfaat Daun Kelor :
1. Menurunkan tekanan darah tinggi.
2. Mengurangi kolesterol
3. Meningkatkan kinerja jantung
4. Menurunkan kadar gula dlm darah / diabetes
5. Sebagai Antioksidan, mengeluarkan racun dlm tubuh
6. Anti kanker, tumor
7. Mencegah kerusakan hati dan ginjal
8. Mengatasi kemandulan
9. Menyembuhkan penyakit SPLENOMEGALI yaitu terjadinya pembengkakan pada limpa
10. Mempercepat produksi sel darah merah ( baik diminum untuk ibu2 pasca kelahiran).
11. *Memperkuat Rahim*
12. Membantu meringankan sakit pegal karena asam urat dan rematik.

Yukk hidup sehat dgn herbal !!

Erwan 100100, [22.03.17 13:19]
Sekedar informasi yg mungkin di perlukan .. .

*Hati-hati, Lansia Jangan Banyak Minum Air*
Minum air putih tampaknya adalah aktivitas yang biasa dan menyehatkan. Sedari kecil, guru dan orang tua selalu mengajarkan untuk banyak minum air putih demi kesehatan tubuh. Tapi konsumsi air putih ternyata bisa membahayakan, khususnya bagi orang tua. “Kalau sehari minum 2-3 liter, bisa jatuh hingga patah kaki,” ujar dokter spesialis ginjal dan hipertensi, Parlindungan Siregar, dalam konferensi pers acara Hari Ginjal Sedunia, 6 Maret.

Patah kaki mungkin tak apa-apa bagi anak muda, tapi untuk para lansia, patah tulang artinya akan cacat di sisa hidupnya. Sebab metabolisme dan pemulihan sakit pada manula terjadi sangat lambat. Parlindungan menjelaskan bahwa meminum air putih yang tampaknya sederhana bisa juga menjadi penyebab hilangnya kesadaran yang berujung jatuh tiba-tiba.
Prosesnya adalah penurunan kadar natrium. Pada orang yang berusia di atas 50-60 tahun biasanya mereka memiliki kadar natrium yang rendah dalam darah, atau dikenal dengan hiponatremia. Selain itu, fungsi ginjal mereka pun sudah turun. Akibatnya, air putih yang masuk ke tubuh semakin menurunkan kadar natrium dalam darah. Secara perlahan, turunnya kadar natrium ini menyebabkan kantuk sehingga manula bisa tiba-tiba terjatuh.

Parlindungan memiliki seorang pasien manula yang selalu diantarkan keluarga karena acap jatuh. Ketika diteliti, ternyata sang nenek memiliki penyakit ginjal dan sering diminta untuk minum air putih oleh keluarganya. “Saya minta untuk dikurangi, keluarganya protes, tapi setelah dijelaskan, mereka pun menjalankan perintah,” ujar Parlindungan. Tak lama, ia pun jarang melihat perempuan 70 tahun tersebut dibawa ke rumah sakit karena terjatuh.
Menurut Parlindungan, *untuk usia lanjut di atas 50 tahun, konsumsi air putih maksimal hanya 1,5 liter.* Angka tersebut diperoleh dari hasil penelitiannya sendiri sekitar 4 tahun silam terhadap para penghuni panti wredha di Jakarta.

*Lansia Tak Boleh Minum Air Lebih dari 1,5 Liter Sehari*
Selama ini yang kita tahu tentang kebutuhan cairan tubuh sehari-hari adalah sebanyak dua liter air putih. Tapi, ternyata takaran ini tidak berlaku untuk semua orang, seperti lansia misalnya.
Dokter ahli penyakit dalam, Parlindungan Siregar, mengatakan pada orang yang sudah memiliki usia lanjut, tidak dianjurkan untuk minum air dua liter per hari.

“Untuk lansia maksimal 1,5 liter minimal 1 liter. Kalau terlalu banyak garamnya turun,” ujar Parlindungan saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta,

Ia menjelaskan hal ini merupakan salah satu penyebab banyaknya lansia yang mengalami patah kaki karena natrium di darahnya menurun akibat minum terlalu banyak.

Kelebihan asupan cairan ternyata tidak hanya dialami oleh para lansia. Usia dewasa yang mengonsumsi air secara berlebih juga dapat mengalami gangguan kesehatan.

“Ada orang masuk emergency karena kejang-kejang. Ternyata garamnya rendah sekali. Ukuran normalnya 140, dia hanya 100. Ketika ditanya ternyata dia mengonsumsi air tiga liter bahkan sampai lima liter sehari,” tutur Parlindungan.
Parlindungan juga menganjurkan, *untuk orang dewasa di bawah 60 tahun, asupan cairan dua liter per hari sudah cukup.* Tapi, jika aktivitasnya tinggi, asupan cairan harus ditambah lagi. “Kalau dia olahragawan kebutuhannya akan lebih banyak,” ungkapnya.

*Makin Tua, Makin Sedikit Anda Boleh Minum Air*

Meskipun minum air putih terbukti ampuh mencegah penyakit seperti batu ginjal dan infeksi saluran kemih, tapi semakin bertambahnya usia sebaiknya Anda tidak terlalu banyak minum air putih.

Begitu disampaikan oleh Ketua Nefrologi Indonesia (Pernefri), dr. Dharmeizar, SpPD-KGH dari Divisi Ginjal-Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM. Ia mengatakan, dengan bertambahnya usia, fungsi ginjal mulai menurun sehingga perlahan-lahan mulai muncul penyakit-penyakit yang memengaruhi ginjal. Dengan kinerja ginjal yang menurun, jika dibebankan dengan banyak minum air putih maka orang yang lanjut usia dapat lemas dan jatuh.

“Bila penyakit terjadi setelah usia 30-40 tahun, maka akan terjadi penurunan

Erwan 100100, [22.03.17 13:19]
fungsi penyakit yang memengaruhi fungsi ginjal seperti Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi apalagi jika penyakit tersebut tak dikontrol dengan baik,” katanya di sela-sela acara peringatan World Kidney Day di JW Marriott Hotel, Jakarta.

Dharmeizar menjelaskan, bagi penderita hipertensi dan DM memerlukan pengobatan seumur hidup. Selain itu perlu mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat (sayur-sayuran) dan buah, mengurangi asupan lemak, mengurangi asupan garam dan minum cukup.
“Minum tidak boleh kurang dan lebih atau kira-kira 2 liter sehari. Sedangkan *untuk usia diatas 65 tahun, maksimal 1.5 liter per hari)*, olah raga teratur, berhenti merokok dan mencegah kegemukan” jelasnya.

Menguatkan pernyataan tersebut, dokter spesialis penyakit dalam FKUI-RSCM, Dr. dr. Parlindungan Siregar SpPD.KGH mengatakan bahwa usia dibawah 60 tahun cukup mengonsumsi air putih 2-3 liter sehari dan usia lebih dari 60 – 65 tahun, maksimal asupan air putih harus kurang dari 1 liter.
*”Banyak minum bisa membuat kekentalan darah naik”*. Kalau kekentalan darah naik, maka rangsangan Antidiuretik hormone (ADH) atau hormon yang mengatur kadar air dalam tubuh juga akan keluar banyak. Jika hormon ini berlebihan, banyak air diserap kembali di pembuluh darah. Kalau air tidak keluar akan menyebabkan lemas,”

Incoming search terms:

  • member daun kelor
%d bloggers like this: